Apakah tujuan dari Pendidikan kita?????
- Agar siswa mendapat nilai baik
- Memanusiakan manusia
- Semua materi tersampaikan
ATAU
- Pengenalan terhadap Allah
- Membentuk manusia yang bertaqwa
Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku. (Adz Dzariyat : 56). Pendidikan pada zaman sekarang makin disibukkan dengan metode mengajar yang macam-macam dan materi seabrek yang harus disampaikan pada siswa. Mari sejenak kita renungi “pedoman” kita yaitu Alqur’an.
Saat Al-Quran kali pertama turun ke bumi, Nabi Muhammad telah diperintah: Bacalah dengan Asma Tuhan yang telah menciptakanmu. Dia menciptakan manusia dari segumpal daging. Bacalah demi Tuhan Yang Paling Mulia. Dia memberi ilmu melalui Al-Qolam. Dia memberitahu manusia apapun yang belum diketahuinya.
Surat Al-Alaq ayat 1 hingga 5 di atas menyebut kata kunci: membaca, menulis, mengajar atau memberi ilmu. Kata-kata ini selalu dikaitkan dengan dunia pendidikan sehingga tidak mengherankan jika pendidikan selalu dijadikan landasan hidup manusia. Kembali kepada ayat-ayat Al-Quran diatas, di sana telah jelas bahwa pendidikan harus seiring dengan asma Allah. Itu artinya, tujuan pendidikan harus bermula dan juga bermuara pada tauhidullah. Yakni, mengesakan Allah, mengenal-Nya, mendekati-Nya dan mencinta-Nya. Sebab, hakekat pendidikan atau hak pemberian ilmu yang benar dan bermanfaat adalah berasal dari Allah. Dialah yang mengajar manusia. Dialah yang mampu mengentaskan manusia dari kebodohan. Untuk itu, pendidikan perlu 2 hal, yaitu: proses mengenalkan Allah pada peserta didik
Surat Al-Alaq ayat 1 hingga 5 di atas menyebut kata kunci: membaca, menulis, mengajar atau memberi ilmu. Kata-kata ini selalu dikaitkan dengan dunia pendidikan sehingga tidak mengherankan jika pendidikan selalu dijadikan landasan hidup manusia. Kembali kepada ayat-ayat Al-Quran diatas, di sana telah jelas bahwa pendidikan harus seiring dengan asma Allah. Itu artinya, tujuan pendidikan harus bermula dan juga bermuara pada tauhidullah. Yakni, mengesakan Allah, mengenal-Nya, mendekati-Nya dan mencinta-Nya. Sebab, hakekat pendidikan atau hak pemberian ilmu yang benar dan bermanfaat adalah berasal dari Allah. Dialah yang mengajar manusia. Dialah yang mampu mengentaskan manusia dari kebodohan. Untuk itu, pendidikan perlu 2 hal, yaitu: proses mengenalkan Allah pada peserta didik
dan proses mengenalkan anak didik terhadap diri mereka sendiri misalnya potensi, soft skill, syakilah, bakat dan potensi tauhid yang harus dicari, diteliti, diketahui dan didayagunakan.
Pendidikan yang baik tentunya perlu persiapan atau perencanaan yang baik, pendidik tentunya berhubungan erat dengan RPP. Demi mencapai tujuan pembelajaran seperti yang diharapkan maka didalam RPP dan aksi dikelas perlu disinergiskan antara ilmu pengetahuan dengan ilmu agama islam agar siswa lebih mengenal Allah. Nilai yang bagus bukanlah tolak ukur utama dalam pendidikan, andai sampai hal ini terjadi maka akan banyak siswa yang menghalalkan segala cara untuk mendapatkan nilai yang baik contoh mencontek, ngerpek dan lain-lain. Dan tragisnya perilaku ini telah menjadi budaya bagi siswa. Siapa yang salah??
“ Pendidikan yang benar adalah yang mendekatkan siswa kepada Allah”
Perlu diberi break tag agar posting di halaman muka tidak terlihat panjang (cukup teasernya saja).
ReplyDeleteSaya setuju tentang mentauhidkan pendidikan, tapi bagaimana caranya dengan pelajaran eksakta?